Harga Kakao Lanjutkan Rally; Ditutup Menguat Akibat Potensi Penurunan Produksi

201503041055010000010.jpg


Harga kakao berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada akhir perdagangan dini hari tadi  mengalami rebound (4/3).
Harga kakao berjangka melanjutkan kenaikan setelah sempat terhenti pada perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Senin harga komoditas tersebut ditutup dengan membukukan pelemahan.  
Harga komoditas ini masih berada dalam trend bullish yang kuat. Berkembangnya kekhawatiran mengenai potensi penurunan produksi global menjadikan kakao bertahan dalam trend bullish di sepanjang perdagangan bulan Februari.

Produksi kakao Pantai Gading diperkirakan akan berada di level yang sama dengan tahun lalu yaitu hanya sebesar 1,3 juta ton. Produksi Ghana dan Nigeria diperkirakan akan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.
Di penutupan perdagangan dini hari tadi harga kakao lanjutkan rally yang sempat terhenti. Harga kakao berjangka kontrak Mei yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup menguat sebesar 16 dollar atau 0,53 persen pada posisi 3.022 dollar per ton.
Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya masih akan mempertahankan pola menguat yang solid. Untuk saat ini indikator teknikal masih menunjukkan bahwa trend bullish masih sangat kokoh. Koreksi akibat aksi ambil untung hanya merupakan retreat wajar akibat aksi ambil untung.
Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York masih berpotensi untuk mengetes level resistance selanjutnya pada level 3.043 dollar. Jika level resistance tersebut berhasil ditembus resistance selanjutnya adalah 3.070 dollar. Sedangkan level support yang akan dites jika terjadi penurunan lanjutan ada pada 2.955 dollar dan 2.930 dollar.

sumber :vibiznews.com

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *